Komen Saat Blogwalking, Pentingkah?

Bahagianya seorang blogger itu sederhana banget, ketika postingannya mendapatkan komen. Nah! Memang apa etika dan aturan komen mengkomen saat mengunjungi sebuah blog? Atau istilah kecenya adalah blogwalking. Jalan-jalan blog. Yes, artinya kita singgah dari satu blog ke blog lain, dan juga meninggalkan jejak.

Gini gini, gak usah repot-repot mikir ilmu SEO yang lumayan bikin berkunang-kunang. Kita analogikan secara sederhana aja. Misal nih, kita warga baru nih di suatu kampung. Terus kita pengen kenalan dengan tetangga kita sebelah rumah. Nah, etikanya kita dateng, bertamu, membawahkan buah tangan mungkin, lalu kenalan deh. Saling bertukar nama dan cerita. Ketika kita lakukan ke beberapa tetangga lainnya, otomatis kita punya relasi baru. Which is relasi berhubungan erat dengan silahturahmi. Dannn silahturahmi itu membawa rejeki, right?

Terus gimana ketika dikaitkan dengan blogwalking?

Ok, jadi ketika kita ibarat kata nih masih kinyis-kinyis di dunia perngeblogan, terus berdiam diri aja gitu, gak pernah mampir ke blog orang. Terus pas mampir, juga diem aja gak kasih komen. Begitu seterusnya, meski kita ngaku sehari blogwalking ke 100 blog lainnya. Lah gimana teman pemilik blog yang kita kunjungi bisa kenal siapa kita? Lalu kita pengen blog rame gitu, padahal kita gak komen apa-apa dan di blog manapun yang kita kunjungi? Mimpi itu mah namanya!

Padahal ya, blogger-blogger terkenal yang saya kenal, mereka tuh meski blognya uda usia tahunan, traffic blognya bejibun, follower di sosmednya pun uda beribu-ribu, sering pula menang lomba blog ini itu, eeehhh tetep loh ya, rendah hati, dengan mau berkunjung balik ke pemberi komen di blognya.

Nah, kalo kita mau mikir ruwet dikit secara SEO nih, alias “Search Engine Optimatization”, ketika kita mampir ke blog orang lain, terus kita komen. Artinya kita meninggalkan jejak. Dan jejak ini sangat bagus di mata mesin pencari google. Belum lagi, kalo blog yang kita komenin itu blog berkualitas, dan melakukan kunjungan balik ke blog plus kasih komen balik juga, behhh itu di mata mesin pencari, blog kita ibarat kata makin kereeennn bok!

Baca Juga  Sah, Lulus ODOP! (tahap pertama)

Ya gak maksa juga sih buat selalu komen di blog yang kita kunjungi, misal saya kadang gagal komen, karena uda semangat blogwalking, eee mendadak internet lemot. Jadi harus ngulang lagi di lain waktu buat buka blog yang sama. Atau kadang bingung gitu mau komen apa, terutama kalo saya misal tulisan yang terlalu fiksi. Saya kok pening! Hahaha. Tapi gimanapun, kalo ada yang komen di blog saya, saya berusaha sebisa mungkin melakukan kunjungan dan komen balik juga.

Gitu aja sih, blogwalking itu simple, gak usa dibikin repot. Kalo pengen blognya setrong dan punya nilai jual oke punya, cara paling mudah ya blogwalking ini. Mau cara SEO lainnya yang lebih bikin puyeng kepala? Uda gak usa muluk-muluk, kasih komen aja dulu di postingan ini eh maksudnya rajin-rajin aja blogwalking, dan belajar membaca inti dari tiap postingan dengan cepat, biar komennya juga tepat sasaran.

Sudah ya, saya mau lanjut blogwalking dulu ini, mumpung si kecil tidur dan si kakak baru latihan aikido. Yang mau komen, yukkkk boleh mari silahkan 🙂

2 thoughts on “Komen Saat Blogwalking, Pentingkah?

  1. hahaha, ada nama saya 😀

    Apa gunanya BW 100 kali tapi gak komen ya mba, rugi malah 😀
    Tapi itu serius mba, komen atau balas komen biasanya saya sambi menyusui, kadang udah komen terus di moderasi, abis itu si bayi rewel, setelahnya saya komen lagi (double) gegara lupa kalau sudah komen hahaha.

    Padahal banyak ya fungsi komen di BW itu, yang paling menarik adalah naiknya PA/DA karena backlink

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *