Paxel, Bukan Sekedar Jasa Pengiriman Biasa

Paxel?

Apa itu? Inilah yang langsung terbersit di benak saya, saat akan menghadiri sebuah event blogger beberapa waktu lalu. Setelah searching dan mencari info secara online, barulah saya ngerti bahwa ini adalah sebuah   Jasa Pengiriman.

Oww, ini tho, memang apa bedanya sama service pengiriman lain yang sudah ada? Deh jutek amat ya saya? Memangnya pernah ada pengalaman gak enak gitu dengan jasa pengiriman barang?

Pengalaman Buruk Dengan Jasa Pengiriman

Ok gini gini, dulu ceritanya saya pernah ikut-ikutan jualan online nih, dari baju batik, baju bayi, sampai ke keripik ubi ungu juga pernah saya jabanin. Tentu dong, seorang bakul online, selalu bersentuhan dengan jasa pengiriman. Literally, seminggu beberapa kali, ada kurir jasa pengiriman tertentu yang ambil barang ke rumah saya ketika ada orderan dari customer.

Pilihan service sebuah jasa pengiriman ini memang kadang bikin galau. Mau murah, tapi lambat nyampenya. Mau cepet sampe, tapi ya gitu lah, jatuhnya jadi mahal. Padahal sebagian besar customer, pengennya cepet sampai dengan harga semurah-murahnya. Deh iya kali! Emang ada gitu jasa pengiriman yang seperti itu?

Jujur ya, kendala terbesar waktu masih aktif jualan online itu adalah di faktor pengiriman. Ini juga salah satunya yang bikin saya nyerah dan memutuskan, udah deh gak jalanin bisnis itu lagi. Selain karena saya ingin lebih fokus ke passion saya di bidang menulis dan voice talent.

Meksi sudah tidak jadi “bakul”, tapi saya tetap sering berhubungan dengan jasa pengiriman. Terutama saat belanja online di beberapa olshop. Pernah beberapa kali kejadian, kurir yang tidak bertemu dengan saya ataupun orang rumah, meletakkan paket di bawah keset ataupun dekat pot depan rumah. Ya gak masalah sih, kalau ini hanya untuk barang range harga puluhan ribu. Nah suatu waktu, saya pernah beli smartphone secara online, dan setelah berhari-hari bahkan lebih seminggu tidak kunjung tiba, maka saya crosscheck ke olshop dan juga pengirimannya.

Sesuai data yang tertera, infonya barang sudah sampai. What? Kapan? Deh! Makanya jangan beli hape lewat olshop dong Na! Batin saya waktu itu. Gak berapa lama, ada SMS masuk, yang ternyata dari kurir, menjelaskan kalau hape ditaro di suatu tempat di luar rumah. Whattttt? Ini hape loh, harga 2 jutaan, dan ditaro sembarangan?

Alhamdulillah, hape aman sih waktu itu, tapi tetep aja ya, bikin saya trauma untuk belanja di olshop itu lagi dan pakai jasa pengirimannya. Pertama dan terakhir lah punya pengalaman seperti itu. Sudah cukup buat saya.

Paxel, Berbeda?

Dengan banyaknya jasa pengiriman, pertanyaan saya saat memenuhi undangan Paxel Blogger Gathering di Cafe Linglung Jogjakarta pada tanggal 24 november 2018 lalu ini, membuat saya bertanya-tanya, memang apa bedanya Paxel dengan yang lain? Jujur lah ya, pasti customer macam saya, pasti ingin tahu apa saja yang Paxel tawarkan ke customernya di tengah persaingan jasa logistik di Indonesia.

Baca Juga  Uji Low Light Kamera Xiaomi Redmi Note 5, Emangnya Beneran Keren?

Acara dibuka oleh Pak Bryant Christanto, selaku Co Founder dari Paxel Technologies, disini Pak Bryant menjelaskan kenapa memilih Jogjakarta sebagai salah satu kota untuk launching produk jasa pengiriman ini. Unsur budayanya yang kuatlah yang menjadi dasar pemilihan kota Gudeg ini sebagai salah satu tujuan Paxel untuk mengembangkan diri.

Pembicara berikutnya adalah Pak Johari Zein, salah satu pucuk pimpinan dan creator Paxel, yang ternyata beliau ini adalah salah satu komisaris di JNE saat ini. Udah pada tahu kan ya JNE? Saya juga termasuk sering pakai jasa ini, karena ada shipping tracking record yang jelas. Tapi ada yang tahu gak, kalau ternyata karyawan JNE itu mendapatkan perlakuan yang istimewa, seperti misalnya pemberian beras setiap bulannya. Bahkan salah satu blogger yang ternyata suaminya juga karyawan JNE terlihat sangat sumringah dan bangga ketika bertemu Pak Johari ini, karena selama ini hanya mendengar dari suaminya saja. See? Disini udah keliatan banget, kalau ada yang spesial dengan sosok Pak Johari ini.

Benar adanya, Pak Johari dan tim managemen Paxel, mempunyai landasan tersendiri untuk Paxel, yaitu #antarkankebaikan. Di titik ini, saya mulai tertarik nih sama event kali ini, setelah sebelumnya sempat kegerahan dengan cuaca yang cukup panas siang itu. Coba saja search di google tentang Pak Johari ini, luar biasa sepak terjangnya dan kebaikannya memang begitu nyata dalam bidang sosial.

Fix, Pak Johari berhasil membuat saya berkaca-kaca di acara tersebut. Mau mewek, malu lah sama sebelah saya? Ihik. Ehhh ternyata, bukan hanya Pak Johari yang berhasil membuat saya tercenung di acara ini, tapi ada satu sosok amazing lainnya, yaitu Valencia Mieke Randa atau di dunia maya lebih dikenal dengan Valencia ‘Silly’. Sosok yang dikenal lewat aktivitasnya melalui Blood4LifeID & Rumah Harapan ini really a stunning person. Hidupnya memang didekasikan untuk tujuan mulia. Cerita demi ceritanya yang mengalir membuat saya takjub dengan kiprahnya selama ini. Berkaitan dengan Paxel Indonesia, Bu Valen juga menjelaskan betapa Paxel sangat membantu dalam hal pengiriman barang-barang yang dibutuhkan untuk kegiatan sosialnya. Bahkan dalam setiap 20 paket yang dikirim melalui jasa pengiriman paxel, dananya disisihkan untuk penderita kanker yang disalurkan melalui Rumah Harapan Indonesia yang dikelola Bu Valen ini.

Iya, Paxel #antarkankebaikan. Ini juga tampak saat  Brand Happiness Hero at Paxel.co, Mas eh Pak Alexander Zulkarnain, eh bingung deh mau nyebut apa, charming banget soalnya, hahaha! Saya jadi keinget mantan bos di Trans TV dulu, Mas Wishnutama. Ternyata Mas Alex ini sama-sama punya background sebagai seorang TV Broadcaster, pantaslah aura-auranya gak beda sama Mas Tama. Ok ok cukup bicara tentang sosoknya, kita balik lagi bahas tentang event blogger waktu itu yes.

Baca Juga  ASUS ROG Mothership, Laptop Gaming Kekinian Seharga DP Rumah!

Di tengah-tengah penjelasan ke audience, Mas Alex secara spontan memanggil salah satu kurir Paxel. Mas Alex yang kaos putih di belakang, nah yang kaos kuning ini adalah salah satu Happiness Hero Jogjakarta yaitu Pak Muhaimain.

Apa itu Happiness Hero? You know what? Di Paxel, kurir dipanggil dengan HERO! Ihh merinding saya! Sumpah beneran! Sebuah perusahaan jasa pengiriman menghargai sedemikian rupa untuk kurirnya, dan menyebutnya dengan kata HERO. Kenapa? Karena menurut Mas Alex, Hero ini begitu amat berjasa pada lajunya Paxel sebagai sebuah perusahaan yang sedang bertumbuh.

Pak Muhaiman, HERO yang Mas Alex panggil ini menjelaskan, tentang apa yang didapatkannya saat training sebagai karyawan baru. Unsur value begitu mendalam, terutama dalam hal tolong menolong. Duh, speechless saya. Masih ada ya perusahaan dengan etika dan nilai seperti ini? Iya ternyata ada, bahkan beberapa mahasiwa Jogja yang pernah magang di Paxel, menceritakan tentang bagaimana easy goingnya hubungan antara atasan dengan bawahan di perusahaan tersebut. Akk, jadi pengen ngantor lagi saya kalau begini! Hahaha.

Fasilitas Yang Paxel Tawarkan Untuk Customernya

Sesi terakhir adalah saatnya Bu Intan Saraswati selaku Chief Happiness Hero dari Paxel, berbicara tentang hal teknis dan tentunya apa saja yang Paxel tawarkan untuk customer dan calon customernya, yang membuat Paxel bukan sekedar jasa pengiriman biasa:

1. Same Day Delivery
Iya, yang berarti bahwa pengiriman di hari yang sama akan sampai di hari yang sama pula. Pernyataannya adalah dari dan untuk kota manapun. Memang, saat ini Paxel masih berbenah, jadi baru beberapa kota yang tercover, tapi janjinya akan meluas hingga seluruh Indonesia. Same Day Delivery ini, menjadi satu tawaran manis untuk para penggunanya pastinya. Supaya barang bisa sampai di hari yang sama, maka batas untuk pick up barang ke rumah adalah jam 2 siang. Diatas jam tersebut, maka barang sampai hari berikutnya. Untuk batas pengambilan barang sendiri adalah jam 10 malam.

2. Jaminan Ongkir Kembali & Asuransi Hingga 10 juta rupiah

Wahh sedap nih, ongkir bisa balik lagi? Kalau apa? Nah ini ketika kita saat menentukan jam kapan HERO mengambil barang, tapi ternyata terlambat, dan begitu juga ketika janji barang datang di jam yang ditentukan tapi ternyata terlewat jamnya. Ini terbukti sendiri, saat di aplikasi tertera barang yang saya kirimkan harusnya sampai maksimal jam 10 pagi, tapi ternyata sampai hampir jam 2 siang, maka ongkos kirim sebesar 18ribu dikembalikan. Bahkan ada asuransi hingga 10 juta rupiah untuk barang yang hilang ataupun rusak, Kerennnn!

Baca Juga  Review Fuji Film X-T100, Layak Disebut Jagonya Mirrorless Kelas Menengah?

3. Harga Flat

Penawaran menarik berikutnya adalah harga flat, mau berat berapapun. Wihh mantap! Padahal dulu saat saya masih berbisnis batik dan mengirim baju berkilo-kilo, akhirnya memutuskan memakai service termurah, dan sampainya pun lamaaaa, karena alamat yang dituju juga masuk di pelosok.

3 keunggulan paxel inilah yang bisa memikat banyak customer di Indonesia, baik para pelaku bisnis rumahan maupun individu yang ingin mengirim barang ke rekanannya. Fleksibel adalah kata yang tepat untuk mencerminkan ciri khas Paxel ini. Fleksibel karena bisa kita akses dari mana saja dan dimana saja, dengan mendownload aplikasi PAXEL baik di google store maupun apple store.

Pengen Dapetin Saldo Paxel 100K?

Satu lagi yang spesial dari Paxel, yaitu diberikannya saldo 100K ketika kita mendownload aplikasi ini. Caranya pastikan masukkan kode referral innapoer saat install aplikasi paxel yes!

Cara pakai aplikasinya juga mudah

1. Buka aplikasi paxel

2. Create Shipment

3. Tentukan pick up point dan tujuannya, serta besaran volume paket

4. Detail pengiriman

Setelah semua terisi, maka kita tinggal ikuti hingga langkah terakhir berupa konfirmasi pemakaian jasa Paxel

 

Harapan Untuk Paxel

Dengan segala fasilitas yang Paxel janjikan, tentu saya dan customer lainnyamaupun para calon pemakai jasanya, ingin Paxel terus maju dan berbenah. Kalau boleh berharap, berikut hal-hal yang bisa Paxel lakukan untuk membuat perusahaan jasa pengiriman makin punya tempat di hati banyak orang:

1. Segera Memperluas Area Coverage

Jasa pengiriman seperti ini memang sangat dibutuhkan banyak elemen, alangkah senangnya ketika seluruh area makin cepat tercover sehingga makin banyak juga yang merasakan #antarkankebaikan ala Paxel.

2. Upgrade Aplikasi

Jasa berbasis aplikasi juga menjadi salah satu yang diminati orang saat ini, saya berharap dan juga yakin akan terus memperbaiki dan melengkapi sistem teknologinya selain fitur-fitur yang sudah tersedia. Terutama dalam kemampuan loading masuk aplikasinya lebih dipercepat, supaya penggunapun merasa nyaman menggunakannya.

Paxel memang sesuatu hal yang baru, tapi dengan semakin berkembangnya jaman, fasilitas dan jasanya pasti juga makin dibutuhkan. Konsep #antarkankebaikan ini bisa menjadi sebuah euphoria nasional yang menginspirasi orang untuk melakukan dan menularkan kebaikan.

Sukses untuk Paxel. Terus upgrade. Terus berbenah. Terus Evaluasi. Terus #antarkankebaikan.

 

52 thoughts on “Paxel, Bukan Sekedar Jasa Pengiriman Biasa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *